Arsenal Menyesal, Unai Emery Ternyata Lebih Jelek Daripada Wenger

Arsenal menyesal karena prestasi Unai Emery ternyata lebih jelek daripada Arsene Wenger. Lihat angka kemenangannya.

Mantan pelatih Sevilla, yang pernah membawa klub Liga Spanyol itu juara Liga Europa tiga kali beruntun, mungkin akan jadi pelatih Premier League berikutnya yang dipecat setelah direksi Arsenal menyesal bahwa performanya bahkan lebih buruk daripada Wenger, yang mereka berhentikan dua tahun silam.

Hal ini terjadi setelah mereka membandingkan 47 pertandingan terakhir Arsene Wenger di Liga Inggris dan 47 laga pertama Unai Emery, dan petinggi klub mengatakan: “Kami ternyata lebih baik di bawah Wenger.” Pada periode itu, ketika Arsenal sudah sangat tidak sabar untuk mendatangkan pelatih baru, mereka mencatatkan 26 kemenangan dibandingkan hanya 25 kali perolehan tiga poin di bawah Emery dan berhasil membukukan 17 clean sheet berbanding hanya sepuluh di bawah Emery.

Selain itu perlu dicatat bahwa pada 47 laga terakhir di bawah Wenger mereka memasukkan 90 gol dibandingkan 86 di bawah Emery, serta kemasukan 59 berbanding 63 di bawah pelatih barunya. Pada hari Minggu, pada laga imbang mengecewakan 2-2 melawan Crystal Palace, mereka kebobolan dua gol lagi pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates.

Emery seharusnya menjadi pelatih modern yang lebih baik daripada Wenger, karena pelatih asal Spanyol tersebut memiliki catatan bagus untuk kompetisi Eropa dan ambisi untuk membentuk masa depan Arsenal. Namun alih-alih lebih baik, mereka masih stagnan. Bahkan dominasi bola The Gunners merosot di bawah Emery. Komentar petinggi klub itu mewakili kemarahan yang dirasakan di antara para pendukung Arsenal yang terkenal sangat labil.

Arsenal masih bisa berharap banyak lolos ke Liga Champions musim depan melalui pintu belakang, gelar juara Liga Europa. The Gunners mengawali musim secara mengesankan dengan kemenangan 3-0 di kandang Eintracht Frankfurt, 4-0 di kandang sendiri lawan Standard Liege dan 3-2 dalam laga sulit yang butuh gol detik-detik terakhir melawan Vitoria SC. Namun kemarahan fans masih belum akan reda dengan Granit Xhaka dan kawan-kawan akan menghadapi Liverpool di babak 16 besar Piala Liga, besok malam. The Reds lebih difavoritkan menang.

author

Author: