Madrid Memulai Misi Sapu Bersih

Nyaris tak ada gelar yang bisa dikejar lagi oleh Real Madrid di sisa musim 2018/19. Namun, bersama Zinedine Zidane, Madrid masih bisa memburu akhir yang sempurna.

Madrid sudah dipastikan tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey. Di LaLiga, Los Blancos menempati peringkat ketiga dengan 54 poin dari 28 pertandingan, tertinggal 12 angka dari Barcelona.

Secara matematis, Madrid memang masih punya peluang untuk mengejar Barcelona. Namun, dengan selisih yang besar dan laju Barcelona yang kencang, kans tersebut bisa dibilang kecil jika tak mau disebut mustahil.

Meski demikian, Madrid masih bisa mencatatkan akhir yang bersejarah. Syaratnya, Karim Benzema dkk harus menyapu bersih 10 pertandingan tersisa di LaLiga.

Bersama Zidane, Madrid punya pengalaman menorehkan catatan istimewa tersebut. Itu terjadi pada 2015/16. Kala itu, mereka bahkan memenangi 12 pertandingan terakhir di LaLiga untuk memberi tekanan kepada Barcelona sehingga Blaugrana baru bisa menyegel gelar juara di pekan terakhir.
Sejauh ini, seperti dilansir Marca, Madrid adalah satu-satunya tim yang pernah mencatatkan 10 kemenangan di 10 pertandingan terakhir LaLiga. Ada dua tim yang mendekati torehan

Barcelona menutup musim dengan sembilan kemenangan dan satu hasil imbang pada 1959/60 dan 2009/10. Sedangkan Bilbao melakukan hal yang sama dengan Barcelona pada 1929/30.

Usai jeda internasional, Madrid akan mengawali misi sapu bersih dengan menjamu Huesca, Senin (1/4/2019) dini hari WIB. Setelahnya, Madrid akan menghadapi Valencia, Eibar, Leganes, Bilbao, Getafe, Rayo Vallecano, Villarreal, Real Sociedad, dan Real Betis.

Rate this article!
author

Author: