Pelatih Manchester United Klaim Masih Didukung Suporter

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengklaim masih didukung suporter, dan yakin rencananya akan berjalan mulus.

United akan bertemu Arsenal pada Selasa (1/10) dinihari WIB, dengan hanya bukukan tiga kemenangan dalam delapan pertandingan sejauh musim ini.

Beberapa suporter yang kecewa berkomentar pedas di media sosial setelah Setan Merah harus melewati babak adu penalti untuk bisa mengalahkan Rochdale di putaran ke tiga Piala Liga pada tengah pekan ini.

Tapi Solskjaer mengatakan, suporter yang dia temui menyatakan masih memercayainya untuk terus memandu United. “Ini sangat positif dan mereka bilang, ‘kami bisa melihat apa yang Anda lakukan akan terus berjalan’,” ujar Solskjaer kepada SunSport.

“Sangat mudah untuk menjadi positif ketika Anda bertemu seseorang secara langsung, gampang kalau mau bersembunyi di balik media sosial dan berkata-kata negatif. Saya dibuat terkagum-kagum lagi pada sikap para pendukung kami, mendengarkan banyak orang di Old Trafford, mereka luar biasa dan terus mendukung kami,” tandas pelatih Manchester United berusia 46 tahun itu.

Solskjaer merasa, inilah saatnya bagi para suporter, pemain dan staf untuk tetap bersatu serta mempercayai dirinya. Apalagi, ia terus mencoba untuk membangun skuad yang diisi para pemain muda dan tim yang menyenangkan.

“Saya tidak pernah mengatakan, semuanya akan berjalan mudah musim ini. Saya mengatakan, akan ada pasang surut, pasang surut,” tambahnya.

“Di saat kita kalah dalam sebuah pertandingan, kita harus yakin pada diri kita sendiri dan apa yang kita lakukan, kita juga harus berpegang pada prinsip-prinsip yang kita yakini. Ini tim yang terus berkembang dan berkembang terus, ini tim muda. Ada budayanya di sana,” ujar Solskjaer.

“Saya melihat mereka setiap hari dalam latihan yang kami gelar. Ada tingkat permainan dan keinginan untuk terus bekerja, sekarang bisakah kita memercayai diri kita sendiri?”, ungkapnya.

Pelatih Manchester United asal Norwegia itupun yakin, rekrutmen Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka telah menjadi landasan untuk membangun skuadnya.

Tapi, mereka perlu melakukannya dengan benar ke depannya, setelah hanya tiga kali berhasil mencetak banyak gol dalam 20 pertandingan terakhir. Itu berarti, keduanya tak bisa menyelesaikan pertandingan sesuai perkiraan, karena United hanya bermain imbang 1-1 melawan klub League One, Rochdale, sebelum menang melalui drama adu penalti.

Namun, Solskjaer memuji pemain 17 tahun, Mason Greenwood, yang menurutnya sangat berbakat. Apalagi pemain muda ini pula yang mencetak gol dalam laga melawan Astana dan Rochdale.

Jelang pertandingan melawan Arsenal, Solskjaer harus putuskan apakah ia akan memasukkan Greenwood sejak awal pertandingan melawan the Gunner, yang akan menjadi penampilan pertamanya di Liga Premier. “Di dalam kotak dia berbahaya, jadi saya tidak khawatir mengenai permainannya,” ujarnya.

author

Author: